UNDANGAN TUHAN

11.00

Lewat tengah malam,
pada satu derajat celcius di kebekuan Ankara.

Ada masanya hatimu sepi, jauh dari sudutnya kau merasakan kekosongan, dan tidak ada yang bisa mengisinya. Tidak sahabatmu, tidak pula keluargamu. Ada waktunya jiwamu sedih tak butuh bujuk rayu. Terkadang kau tidak tahu sebabnya. Itu bahkan lebih menyiksamu. Kau juga tak mengerti. Kau tidak bisa mengenali perasaanmu sendiri. Apakah itu kerinduan yang terlalu menyiksa atau kekecewaan pada kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Bisa juga hal lain yang sekali lagi tidak kau kenal.

Ada saatnya pikiranmu galau, tak dapat diizinkan oleh siapa dan apa. Yang ada adalah perasaan bersalah, terpuruk, menjadi orang paling bodoh, atau tidak mampu memperbaiki kesalahan yang terlanjur dibuat.

Saat itu berdamailah dengan dirimu sendiri. Sebab kau tidak butuh apa-apa. Itu bisa jadi cara Tuhan hadir dalam kegersangan hidup, untuk mengingatkan bahwa semua yang selama ubu kau andalkan adalah rapuh, tidak berarti apa-apa dibanding damai dalam berserah diri kepada-Nya.

Dia datang kepadamu dengan cara-Nya yang unik. Yang mungkin awalnya mungkin tidak kau pahami, tidak kau sadari, kecuali setelah lidahmu refleks berucap berat, "Tuhan, aku tidak punya siapa-siapa. Aku hanya butuh kekuatan dari-Mu."

Dia datang. Dia mengundanganmu masuk kedalam kedamaian. Jika kau penuhi undangan itu, terlepaslah segala gulanamu.

Pada undangan itu tertulis indah sekali, "Sesungguhnya orang-orang yang berkata Tuhan kamu adalah Allah, lalu setiap pada apa yang diucapkannya itu, para malaikat diutus menghampiri untuk mendamaikan hati mereka, 'Kamu tidak usah kuatir (pada apa-apa yang sedang kau hadapi), kamu juga tidak perlu bersedih (pada apa yang telah luput dan terjadi)." (Fushshilat : 30)

Itulah undangan buatku.

*dikutip dari Buku Letters from Turkey : 224 - 225 - Faris BQ

P.S : Lewat tengah malam, pada sudut malas diruang tidur, terpaku pada layar monitor lengkap dengan buku bacaan disebelah kanan. Sepulang menjenguk rekan pengajian muda-mudi kelompok.

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images